Pages

Wednesday, July 31, 2019

Sri Mulyani: Tanya Diri Anda, Kalau Tidak Cocok, Keluar!

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan arahan dalam Pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Kementerian Keuangan. Dalam pengantarnya, Sri Mulyani menyampaikan pesan khusus.

"Kalian secara sukarela, secara sadar sebagai mahluk dewasa sudah menyediakan diri sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan ikut memperjuangkan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu dengan sendirinya ASN itu adalah penegak dan perekat bangsa Indonesia," ungkap Sri Mulyani seperti dikutip dari akun Instagramnya, Kamis (1/8/2019).

"Saat ini ada kelompok masyarakat yang menganggap mereka tidak satu ide dengan tujuan NKRI. Hal itu berarti berbeda dengan tujuan awal negara ini didirikan yaitu untuk mencapai Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur."
Sri Mulyani pun berpesan di depan para CPNS tersebut untuk tetap menjadi bagian dari NKRI dan tidak berkubu-kubu.

"Tanya pada diri Anda sendiri, kalau kalian percaya dan setuju dengan NKRI, dan bahkan sudah menyediakan diri menjadi alat NKRI, kalian bisa tetap di sini. Tapi kalau kalian merasa tidak cocok, lebih baik keluar dari sekarang," tutur Sri Mulyani.

CPNS Kementerian Keuangan Tahun 2019 memang diberikan bekal untuk mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) untuk memiliki sikap, karakter, dan nilai kepribadian Aparatur Sipil Negara yang profesional sebagai alat untuk mencapai tujuan negara Indonesia.


"ASN Kemenkeu harus memiliki sikap, karakter, dan nilai kepribadian yang dia sadar sesadar-sadarnya bahwa kalian adalah bagian dari Aparatur Sipil Negara. Maka, kita melatih kalian dan mengingatkan kembali kepada tujuan kalian berada disini bahwa kalian adalah bagian dari negara Republik Indonesia dan kalian adalah alat untuk mencapai tujuan negara," ujar Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga mengingatkan kepada para CPNS tentang tugas penting yang akan mereka emban nanti.

Ia mengatakan bahwa Kementerian Keuangan adalah Bendahara Umum Negara yang fungsinya adalah mengelola pemasukan, pengeluaran serta sekaligus kekayaan negara. Maka hal tersebut harus ditunjang dengan para ASN yang berkualitas yang ada di dalamnya.

(tas)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2MtRHMN
via IFTTT

The Fed Bikin 'Kaget', Bursa Saham Asia Berguguran

Jakarta, CNBC Indonesia - Seluruh bursa saham utama kawasan Asia kompak mengawali perdagangan hari ini di zona merah: indeks Nikkei melemah 0,74%, indeks Shanghai turun 0,4%, indeks Hang Seng jatuh 0,7%, indeks Straits Times terkoreksi 0,54%, dan indeks Kospi berkurang 0,47%.

Kejutan dari The Federal Reserve (The Fed) selaku bank sentral AS menjadi faktor utama yang memantik aksi jual di bursa saham Benua Kuning. Pada dini hari tadi, The Fed mengumumkan bahwa tingkat suku bunga acuan dipangkas sebesar 25 bps menjadi 2%-2,25%, menandai pemangkasan pertama sejak tahun 2008 silam. Keputusan The Fed kali ini sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar.

Melansir CNBC International, The Fed memangkas tingkat suku bunga acuan dengan dasar adanya dampak negatif dari perkembangan ekonomi dunia bagi prospek perekonomian, serta rendahnya tekanan inflasi.

Dalam rilis resminya, The Fed membuka pintu pemangkasan tingkat suku bunga acuan lebih lanjut dengan mengatakan bahwa pihaknya akan "bertindak sebagaimana mestinya untuk mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi".

Namun, yang menjadi masalah adalah kala Jerome Powell selaku Gubernur The Fed menggelar konferensi pers. Dalam konferesi pers, Powell menyebut bahwa pemangkasan tingkat suku bunga acuan pada dini hari tadi hanyalah sebuah "penyesuaian di pertengahan siklus/midcycle adjustment".

Powell menjelaskan bahwa The Fed tidaklah sedang memulai era panjang pemangkasan tingkat suku bunga acuan.

"Biar saya perjelas: yang saya maksud adalah itu (pemangkasan tingkat suku bunga acuan) bukanlah merupakan awal dari pemangkasan tingkat suku bunga acuan yang agresif," kata Powell, dilansir dari CNBC International.

"Kami tak melihat arahnya ke sana (era panjang pemangkasan tingkat suku bunga acuan). Anda akan melakukannya jika Anda melihat pelemahan ekonomi yang signifikan dan jika Anda berpikir bahwa federal funds rate perlu dipangkas secara signifikan. Itu bukanlah skenario yang kami lihat."

Padahal, sebelumnya pelaku pasar berharap bahwa The Fed akan mengeluarkan pernyataan yang begitu dovish. Dikhawatirkan, absennya pemangkasan tingkat suku bunga acuan yang signifikan oleh The Fed akan membuat perekonomian AS mengalami yang namanya hard landing.

Sebelumnya, Bank Dunia (World Bank) memproyeksikan perekonomian AS tumbuh sebesar 2,5% pada tahun 2019, sebelum kemudian turun drastis menjadi 1,7% pada tahun 2020. Pada tahun 2018, perekonomian AS tumbuh hingga 2,9%, menandai laju pertumbuhan tertinggi sejak tahun 2015 silam.

TIM RISET CNBC INDONESIA (ank/hps)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2ypSkyR
via IFTTT

The Fed Tak Dovish, Dolar "Say Good Bye" di Pasar Forex

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar forex menunjukkan pergerakan signifikan di awal perdagangan sesi Asia Kamis (1/8/19), sesuatu yang jarang sekali terjadi. Bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) yang memangkas suku bunga acuannya (Federal Funds Rate/FFR) dini hari tadi menjadi penyebab geliat pagi ini.

Sesuai dengan prediksi pelaku pasar ketua The Fed, Jerome Powell, memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 2,00%-2,25%. Namun, Powell mengindikasikan belum tentu ada lagi pemangkasan suku bunga, sesuatu hal yang membuat pelaku pasar "kecewa" dan membuat dolar AS kembali perkasa. Dolar ibaratnya mengatakan "good bye" sambil meninggalkan jauh lawan-lawannya.

Indeks dolar menguat 0,48% pada perdagangan Rabu yang berakhir dini hari tadi berapa jam setelah pengumuman suku bunga The Fed. Sementara pada pukul 8:37 WIB kembali naik 0,34% ke level 98,85 yang merupakan level tertinggi dua tahun, melansir data Refinitiv.

Lawan-lawan utama dolar benar-benar di tinggal jauh, euro melemah 0,25% dan berada di level terendah sejak 16 Mei 2017 dan yen melemah 0,4% dan berada di level terlemah dua bulan, sementara poundsteling melemah 0,26% dan berada di level terlemah sejak 17 Januari 2017.
 
Sikap The Fed yang tidak dovish sebenarnya sudah bisa diprediksi dalam beberapa hari terakhir, tetapi tetap saja pelaku pasar punya harapan bank sentral paling powerful di dunia ini akan agresif dalam memangkas suku bunga.

Indikasi The Fed tidak akan agresif dalam memangkas suku bunga sudah muncul sejak pekan lalu setelah pengumuman kebijakan moneter European Central Bank (ECB), dan diperkuat dengan pengumuman oleh Bank of Japan (BOJ) Selasa kemarin.

Kedua bank sentral tersebut tidak terlalu dovish saat mengumumkan kebijakan moneter, yang menjadi indikasi tidak akan ada stimulus moneter besar-besaran. Padahal kondisi ekonomi zona euro dan Jepang tidak lebih baik dari Negeri Paman Sam.

Jika ECB dan BOJ Cuma dovish, kenapa The Fed harus lebih dovish?

Dalam konferensi pers dini hari tadi, Powell mengatakan pemangkasan suku bunga yang dilakukan merupakan "penyesuaian di pertengahan siklus", yang dijelaskan sebagai transisi kebijakan The Fed yang dimulai saat kali terakhir menaikkan suku bunga akhir tahun lalu, kemudian menahannya selama enam bulan, dan pada akhirnya dipangkas 25 bps.

Powell juga menjabarkan jika masa transisi yang dimaksud bukan merupakan periode awal dari siklus pemangkasan suku bunga yang panjang seperti terjadi pada masa resesi. Ia dan para anggota pembuat kebijakan (Federal Open Market Committee/FOMC) tidak melihat hal tersebut akan terjadi.

Usai pernyataan tersebut peta permainan berubah, pelaku pasar kini memprediksi The Fed kemungkinan akan memangkas suku bunga satu kali lagi di tahun ini, atau bahkan tidak melakukan pemangkasan lagi. Dolar bisa jadi terus berjaya pada hari ini.

TIM RISET CNBC INDONESIA  (pap/hps)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2STSU1d
via IFTTT

BI Sebut Rupiah Masih Undervalued, Peluang Menguat Terbuka

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) mamandang nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih 'kemurahan' atau undervalued. Mata uang Garuda masih berpotensi menguat.

Hal tersebut dikemukakan Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo saat berbincang dengan CNBC Indonesia, seperti dikutip Kamis (1/8/2019). "Sebenarnya rupiah masih bisa menguat," kata Dody.


Seperti diketahui, nilai tukar rupiah sempat kembali ke level kisaran Rp 13.900/US&, meskipun penguatan hanya bertahan sementara. Greenback kembali perkasa, dan membawa rupiah ke level Rp 14.000/US$.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dibuka melemah di pasar spot. US$ 1 dibanderol Rp 14.055 kala pembukaan pasar spot. Rupiah melemah 0,31% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Menurut Dody, pelemahan rupiah terbilang wajar mengingat setiap mata uang negara berkembang kerap bergerak cukup dinamis seiring dengan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga The Fed.

"Tapi sebenarnya pasar sudah mengarah dari sisi FFR [fed fund rate] sudah di price in. Ya biasalah kalo jelang Fed Meeting itu selalu ada," katanya.

Meski demikian, bank sentral tak melihat kondisi ini patut dikhawatirkan. Pasalnya, beberapa indikator makro ekonomi nasional telah menunjukkan arah yang lebih positif, yang sekaligus memperkokoh fundamental rupiah.

"Kita gak melihat itu dampaknya signifikan secara fundamental karena rupiah pun juga menunjukkan kinerja makro kita bagus. Kita lihat beberapa minggu terakhir ini sebenarnya rupiah mengarah ke penguatan. No issue," jelas Dody (hps/hps)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2MqnChf
via IFTTT

Pukul 09:00 WIB: Rupiah Melemah ke Rp 14.090/US$

[unable to retrieve full-text content]

Nilai tukar rupiah hari ini melemah 0,56% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

from CNBC Indonesia https://ift.tt/333fYPB
via IFTTT

Negosiasi Dagang AS-China Tak Mulus, Indeks Shanghai Melemah

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Shanghai dibuka melemah 0,4% pada perdagangan hari ini ke level 2.920,85, sementara indeks Hang Seng jatuh 0,7% ke level 27.582,21.

Tak mulusnya negosiasi dagang AS-China menjadi faktor yang memantik aksi jual di bursa saham China dan Hong Kong. Untuk diketahui, pada hari Selasa (30/7/2019) kedua negara menggelar negosiasi dagang di Shanghai.

Negosiasi tersebut berakhir kemarin (31/7/2019). Namun, melansir Reuters, negosiasi yang digelar kemarin berakhir lebih cepat dari yang dijadwalkan.

Sejatinya, kedua belah pihak mendeskripsikan bahwa negosiasi dagang selama dua hari tersebut berlangsung konstruktif. Namun, kedua pihak sama-sama tak mengumumkan langkah konkret apapun yang akan diambil guna mempercepat penandatanganan kesepakatan dagang.

Malahan, terdapat perbedaan yang signifikan dari pernyataan kedua negara terkait dengan langkah konkret tersebut. Pihak AS menyebut bahwa China kembali menyatakan komitmennya untuk membeli produk agrikultur asal AS dalam jumlah yang lebih besar, sementara pihak China hanya menyebut bahwa delegasi kedua negara mendikusikan hal tersebut tanpa menyebut adanya komitmen apapun.

Terkait dengan negosiasi di hari kedua yang berakhir lebih cepat dari jadwal, patut dicurigai bahwa hal tersebut disebabkan oleh panasnya pihak China dalam merespons serangan dari Presiden AS Donald Trump.

Pada hari Selasa, Trump menyerang China dengan mengatakan bahwa China belum membeli produk-produk agrikultur asal AS. Sebagai informasi, pasca berbincang sekitar 80 menit di sela-sela gelaran KTT G20 di Jepang pada akhir bulan lalu, Trump dan Presiden China Xi Jinping menyetujui gencatan senjata di bidang perdagangan sekaligus membuka kembali pintu negosiasi yang sempat tertutup.

Kala itu, Trump menyebut bahwa China setuju untuk membeli produk agrikultur asal AS dalam jumlah yang besar.

"Performa perekonomian China sangatlah buruk, terburuk dalam 27 tahun. Seharusnya, China sudah mulai membeli produk agrikultur dari AS - belum ada tanda-tanda bahwa mereka melakukannya. Itulah masalah dengan China, mereka tidak menepati janjinya," cuit Trump melalui akun @realDonaldTrump, Selasa (30/7/2019).

Kecurigaan bahwa serangan Trump menjadi faktor dibalik diakhirinya negosiasi dagang AS-China lebih cepat menjadi sangat realistis, mengingat China sudah mengeluarkan respons yang keras atas serangan Trump tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan bahwa cuitan dari Trump jelas menunjukkan bahwa AS lah yang terus bertindak "maju mundur" dalam negosiasi dagang.

"Saya meyakini bahwasanya pada saat ini, tidak masuk akal bagi AS untuk mengeksekusi rencananya menekan China sekuat tenaga. Tidaklah berguna untuk menyuruh pihak lain meminum obat ketika Anda sendiri yang sedang sakit," tegas Hua, dilansir dari Reuters.

Dikhawatirkan, negosiasi dagang AS-China yang tak mulus justru akan membuat perang dagang tereskalasi dalam waktu dekat. Sejauh ini, AS telah mengenakan bea masuk baru terhadap produk impor asal China senilai US$ 250 miliar, sementara China membalas dengan mengenakan bea masuk baru bagi produk impor asal AS senilai US$ 110 miliar.

Pada pukul 08:45 WIB, Manufacturing China periode Juli 2019 versi Caixin akan diumumkan. Pada pukul 09:00 WIB, bank sentral Hong Kong dijadwalkan untuk merilis tingkat suku bunga acuan terbarunya.

TIM RISET CNBC INDONESIA (ank/hps)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2K6mn5g
via IFTTT

Rugi 7 Tahun, Perusahaan Rokok Bentoel Jadi Sorotan DPR

Jakarta, CNBC Indonesia - Kinerja emiten rokok PT Bentoel International Investama Tbk (RMBA) hingga semester I-2019 belum pulih. Perseroan ternyata masih melanjutkan rugi bersih yang dicatatkan pada kuartal I-2019 dan kerugian ini sudah berlangsung selama 7 tahun terakhir.

Mengacu laporan keuangan semester I-2019 di Bursa Efek Indonesia (BEI), Bentoel menderita rugi bersih Rp 312,32 miliar, meski turun 42% dari rugi bersih pada semester I-2018 yakni sebesar Rp 537,53 miliar. Penjualan perusahaan tercatat naik 0,29% menjadi Rp 10,22 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp 10,19 triliun.


Tahun lalu, emiten berkode saham RMBA ini juga mengantongi kerugian hingga Rp 608,46 miliar, 26,75% lebih tinggi dibanding kerugian di tahun 2017 yang sebesar Rp 480,06 miliar. Perusahaan, setidaknya terus merugi sejak tahun 2012.

Atas kerugian 7 tahun ini, Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mempertanyakan perusahaan tembakau British American Tobacco (BAT) yang menjadi pemilik saham terbesar Bentoel.

BAT memegang 92,48% saham Bentoel seperti terungkap dalam laporan keuangan per Juni 2019.

Pertanyaan ini mengemuka karena DPR menilai pembayaran royalti ke perusahaan induk tersebut terus meningkat.

"BAT ini merupakan perusahaan penanaman modal asing yang ada di Indonesia, dalam prosesnya selama 7 tahun berturut-turut ini merugi," kata politisi Partai Gerindra ini, dikutip laman resmi dpr.go.id

Pernyataan Heri itu diungkapkan usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Komisi XI DPR RI dengan Bentoel, Kanwil Dirjen Pajak (DJP) Jawa Timur III, Dirjen Bea dan Cukai (DJBC) Jatim II, perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Malang, Jawa Timur, pada Senin pekan ini (29/7/2019).

"Kami melihat dengan adanya PMK Nomor 169 tahun 2015 terkait dengan masalah aturan pinjaman kepada afiliasi usaha ataupun anak perusahaan, tahun 2016 BAT melunasi pinjaman anak perusahaan kepada induknya senilai Rp 12 triliun," kata Heri.

Ia menduga ada kemungkinan BAT ini memberikan pinjaman kepada afiliasi anak perusahaan atau membuat catatan seolah-olah perusahaan tersebut terus merugi.

Menurut dia, kalau dilihat dari likuidasi atau catatan konsolidasi induk perusahaan, pendapatan terkait dengan royalti terus meningkat, namun di sisi lain ada beban bunga yang juga meningkat terkait beban bunga pinjaman.

"Adapun tanggapan dari Bentoel ataupun dari BAT itu sendiri, mereka menyatakan apa yang sudah dilakukan ini bisa dipertanggungjawabkan. Tapi tentunya kami tidak berkompeten untuk menilai itu, karena laporan ini kan adanya ke Dirjen Pajak dan ke Dirjen Bea Cukai," ujar politisi dari daerah pemilihan Jawa Barat IV itu.

Ia menuturkan terkait dengan masalah pinjaman afiliasi yang berhubungan ke luar negeri, seperti ke negara Belanda atau Inggris yang mengatur masalah pajak tidak sampai 10%, maka itu menjadi kewenangan di ranah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Harapan kami dengan adanya rapat berbarengan antara industri dengan regulator, tentunya ini bisa saling sinergi untuk saling menguatkan fungsi pengawasan. Kami berharap ke depan hal-hal seperti ini bisa menjadi perhatian yang sangat serius dan bisa segera ditindaklanjuti, tegasnya.

Dia juga berharap adanya keterbukaan yang lebih adil antara pelaku usaha dengan regulator, agar penerimaan negara bisa dioptimalkan untuk menutupi defisit neraca transaksi berjalan.

Pada kesempatan itu, Direktur Bentoel Distribusi Utama Adi Wibowo mengatakan pihaknya selama ini sudah berusaha transparan dan patuh pada regulasi yang ada.

Terkait dengan ketidakpuasan jawaban terhadap pertanyaan Anggota Komisi XI DPR RI, Bentoel akan segera menyiapkan laporan tertulis yang disampaikan kepada Komisi XI DPR RI.

"Saat ini Bentoel Group sedang menyiapkan pertanyaan tertulis untuk disampaikan kepada Komisi XI DPR RI. Bentoel Group berharap jawaban tertulis tersebut dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi komisi XI dalam menjalankan tugas dan fungsinya," pungkas Adi, dikutip dari situs dpr.go.id.

Selain BAT, laporan keuangan mencatat, saham Bentoel juga dimiliki United Bank of Switzerland AG sebesar 7,29%, sementara sisanya milik investor publik 0,23%.

Kisah Bentoel, Lama Tak Ngebul.
[Gambas:Video CNBC]

(tas/miq)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2SW3lRE
via IFTTT

The Fed Bikin Rupiah Sentuh Rp 14.100/US$, Terlemah di Asia

[unable to retrieve full-text content]

Dolar AS sudah menyentuh Rp 14.100.

from CNBC Indonesia https://ift.tt/2YrSPHl
via IFTTT

The Fed Tak Memberi Kejutan, Indeks Straits Times Anjlok

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham utama Singapura dibuka anjlok setelah Bank Sentral AS/The Fed mengindikasikan sinyal tidak akan ada lagi pemotongan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Selain itu, tidak ada kejutan dari hasil dialog dagang lanjutan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Indeks Straits Times (STI) dibuka anjlok 0,54% menjadi 3282,79 poin, dimana dari 30 saham yang menghuni indeks acuan bursa saham Singapura tersebut, sebanyak 3 mencatatkan kenaikan harga, 18 saham melemah, dan 9 saham tidak mencatatkan perubahan harga.


Pada Kamis (1/8/2019) dini hari The Fed mengumumkan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) sesuai ekspektasi pasar. Pemangkasan tersebut dilakukan mengingat pertumbuhan ekonomi global yang melambat dan juga untuk meredam inflasi, dilansir Reuters.

Sayangnya, Gubernur The Fed Jerome Powell menyampaikan bahwa keputusan tersebut bukanlah seri permulaan dari pemotongan suku bunga ke depan, dilansir Reuters.

Pernyataan tersebut langsung memantik aksi jual di pasar saham. Hal ini dikarenakan pelaku pasar memiliki ekspektasi besar bahwa The Fed akan kembali memangkas suku bunganya pada akhir tahun.

Analis mengatakan bahwa ketidakpastian adanya pemotongan suku bunga ke depan dikarenakan data tenaga kerja AS dan data konsumen yang masih kuat.

"Dengan tidak keluar dan menjanjikan lebih banyak pemotongan di masa depan, pasar tampaknya telah menafsirkan langkah kebijakan ini sebagai hawkish," ujar John Velis ahli strategi valas dan makroekonomi di BNY Mellon, seperti dikutip dari Reuters.

Di lain pihak, pertemuan perwakilan dagang AS dan China telah selesai kemarin (31/7/2019) dan dijadwalkan untuk bertemu kembali pada awal September di Washington, dilansir CNBC International.

Namun lagi-lagi isu yang dibahas masih seputar pemaksaan transfer teknologi, hak kekayaan intelektual, pembebasan bea impor, dan pertanian, dilansir CNBC International

Tidak ada informasi lebih lanjut mengenai sejauh mana perkembangan diskusi tersebut untuk mencapai kesepakatan dagang.

Pelaku pasar pun dibuat khawatir, karena jika perang dagang berlarut-larut, maka ekonomi Singapura yang sangat bergantung pada ekspor akan semakin tersakiti.

Pada hari ini tidak ada rilis data ekonomi dari Negeri Singa.

TIM RISET CNBC INDONESIA (dwa/hps)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2STQBv5
via IFTTT

Setelah Bunga The Fed Turun, Ini Rekomendasi Saham Broker

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham domestik ditutup di teritori positif pada perdagangan Rabu kemarin (31/7/2019) dengan penguatan sebesar 0,21% ke level 6.390,51. Padahal, sejak awal perdagangan, IHSG melemah 0,23% ke level 6.362,11

IHSG sukses menguat kala seluruh bursa saham utama kawasan Asia kompak terjebak di zona merah: indeks Nikkei tercatat turun 0,86%, indeks Shanghai melemah 0,67%, indeks Hang Seng jatuh 1,31%, indeks Straits Times terkoreksi 1,4%, dan indeks Kospi berkurang 0,69%.

Simak saham-saham pilihan yang direkomendasikan broker yang dirangkum CNBC Indonesia, sebelum perdagangan Kamis (1/8/2019) dibuka:

1. Valbury Sekuritas - Fed Pangkas Bunga
Penurunan suku bunga the Fed di tengah pasar saham AS yang mengalami tekanan cukup dalam pada Rabu. Sentimen dari pasar saham AS yang anjlok tajam ini bisa terdampak bagi pasar Asia dan juga saham di bursa Efek Indonesia dengan indeks acuan IHSG akan rawan terkoreksi pada perdagangan saham hari ini.

IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran support 6.363/6.335/6.321 dan resistance 6.404/6.418/6.446.

Saham pilihan:

  • TLKM
  • GGRM
  • JSMR
  • ERAA

2. Indosurya Sekuritas - Rilis Data Inflasi Katalis IHSG
IHSG masih terlihat akan bergerak menguat, di mana rilis data perekonomian inflasi akan dilansir hari ini tersinyalir akan berada dalam kondisi yang terkendali, sehingga dapat menjadi sentimen positif terhadap pola gerak IHSG, hari ini IHSG berpeluang menguat pada level 6.272 - 6.488.

Saham pilihan:

  • HMSP
  • BBNI
  • BBCA
  • BJTM

3. Binaartha Sekuritas - Potensi Penguatan Lanjutan IHSG
IHSG berhasil ditutup menguat 0,21% di level 6.390.505 pada 31 Juli 2019. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.362.833 dan 6.335.161. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.404.341 dan 6.418.177.

Berdasarkan indikator, MACD masih membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI berada di area netral. Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Saham pilihan:

  • AALI
  • ADHI
  • ASRI
  • GIAA

4. Panin Sekuritas - Menanti The Fed Pangkas Bunga
IHSG menguat terimbas sentimen suku bunga, kinerja keuangan emiten pada semester pertama 2019 dan kini menanti arah kebijakan suku bunga The Fed. Saat ini IHSG sudah membentuk pola two white soldiers yang mengindikasikan penguatan lanjutan.

Saham pilihan:

  • BBNI
  • ISAT
  • LINK
  • NRCA
(hps/hps)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2MtVgCx
via IFTTT

Hati-hati Trading Hari Ini, IHSG Rawan Terkoreksi!

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah katalis positif akan turut mewarnai pergerakan bursa saham domestik pada Kamis ini (1/8/2019), mulai dari arah kebijakan The Fed yang akhirnya memangkas bunga acuan hingga rilis data inflasi Juli yang akan dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini.

Sepanjang perdagangan Rabu kemarin (31/7/2019), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,21% ke level 6.390,51. Arah IHSG berkebalikan kala bursa saham utama Benua Kuning terjerembab di zona merah.

Indeks Nikkei tercatat turun 0,86%, indeks Shanghai melemah 0,67%, indeks Hang Seng jatuh 1,31%, indeks Straits Times terkoreksi 1,4%, dan indeks Kospi berkurang 0,69%.

Riset PT Valbury Sekuritas memaparkan, sentimen dari luar negeri berhembus dari Federal Reserve (The Fed), bank sentral AS, yang menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 2,0%-2,25%, atau untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan global 2008.

Pemangkasan suku bunga Fed Funds Rate (FFR) ini dilakukan di tengah peningkatan kekhawatiran atas ketegangan perdagangan, ekonomi global yang melambat dan tekanan inflasi.


Valbury mencermati, penurunan suku bunga The Fed tersebut terjadi di tengah pasar saham AS yang sedang mengalami tekanan cukup dalam pada Rabu kemarin.

"Sentimen dari pasar saham AS yang anjlok tajam ini bisa terdampak bagi pasar Asia dan juga saham di Bursa Efek Indonesia dengan indeks acuan IHSG akan rawan terkoreksi pada perdagangan saham hari ini," tulis Valbury, Kamis (1/8/2019).


Dengan demikian, IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran support (batas bawah) 6.363/6.335/6.321 dan resistance (batas atas) 6.404/6.418/6.446.

Sekuritas lainnya, PT Pilarmas Investindo Sekuritas mencermati, sentimen dari dalam negeri hari ini adalah rilis data inflasi Juli. Bank Indonesia (BI) meyakini, target inflasi sejalan dengan target pemerintah di level 3,5%.

Adapun konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan inflasi Juli secara bulanan (month-on-month/MoM) berada di 0,25%. Sementara inflasi tahunan atau year-on-year (YoY) diperkirakan sebesar 3,25%. Inflasi inti secara tahunan berada di 3,175%.

Lebih lanjut, Pilarmas memperkirakan, hari ini IHSG akan menguat dan diperdagangkan pada level 6.317 - 6.433.


(tas/tas)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2yw8SoA
via IFTTT

The Fed Turunkan Suku Bunga, ke Mana IHSG Hari Ini?

Jakarta, CNBC Indonesia - Mengakhiri perdagangan bulan Juli 2019, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menguat sebesar 0,21% ke level 6.390. IHSG sempat terombang-ambing di zona merah karena faktor global dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Pada perdagangan hari ini Kamis (1/8/2019), Tim Riset CNBC Indonesia memperkirakan IHSG akan kembali menguat dengan rentang perdagangannya pada level 6.370 hingga 6.450.

Dari bursa Wall Street Amerika Serikat (AS), tiga indeks utama pada penutupan rata-rata terkoreksi. Indeks S&P 500 terpangkas 1,09%, sedangkan Nasdaq Composite rontok 1,19%, dan Dow Jones Industrial Average (DJIA) amblas dengan angka unik 1,23%.

Berbicara dalam konferensi pers pagi tadi, Jerome Powell, Gubernur The Fed, bank sentral AS, mengatakan bahwa langkah the Fed hari ini bukanlah awal dari siklus pemotongan suku bunga yang panjang.


Investor AS memang mengharapkan adanya penurunan suku bunga sebanyak 25 basis poin sebagai jaminan keamanan "asuransi" terhadap tanda-tanda perlambatan ekonomi yang membayangi di tengah perang perdagangan AS-China yang berkepanjangan.

Selain itu, bursa Wall Street terdampak karena AS dan China mengakhiri meja perundingan pada putaran terakhir di Shanghai tanpa kesepakatan. Namun, kedua belah pihak menyebut pembicaraan tersebut mengalami kemajuan "konstruktif."

Presiden AS Donald Trump yang memojokkan China karena belum menambah pembelian produk pertanian asal AS. Kabar baiknya, China akan meningkatkan pembelian produk AS setelah pembicaraan perdagangan AS-China berakhir di Shanghai kemarin.

Stephanie Grisham selaku Juru Bicara Gedung Putih mengatakan pembicaraan dengan China "konstruktif" dan akan berlanjut di Washington pada awal September.

Dari dalam negeri, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kemarin menurunkan suku bunga penjaminannya. LPS menetapkan bunga penjaminan untuk bank umum turun 25 basis poin dari 7% menjadi 6,75%, sedangkan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sebesar turun menjadi 9,25% dari 9,50%.

Adapun bunga penjaminan dalam valuta asing (valas) tetap dipertahankan di level 2,25% untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik, mengingat transaksi berjalan (current account) yang masih defisit.

Secara teknikal, IHSG menunjukkan potensi penguatan karena kembali bergerak mendekati nilai rata-ratanya dalam 5 hari terakhir (moving average/MA5).

Sumber: Refinitiv

Terbentuknya pola lilin putih (white candle) memperkuat kontinuitas tren kenaikan IHSG, dikarenakan buyer masih terlihat dominan dari pada pada seller di bursa.

Ruang penguatan IHSG cukup terbuka, dikarenakan level jenuh belinya (overbought) masih cukup jauh, jika mengacu pada indikator teknikal stochastic slow.

TIM RISET CNBC INDONESIA

(yam/tas)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/3308ixy
via IFTTT

Duniatex Gagal Bayar, Laba Semen Indonesia Amblas 50%

Jakarta, CNBC Indonesia - Dibuka melemah 0,23% ke level 6.362,11, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghabiskan mayoritas waktunya pada perdagangan Rabu kemarin (31/7/2019) di zona merah. Per akhir sesi satu, koreksi IHSG adalah sebesar 0,26% ke level 6.360,64.

Namun, memasuki sesi dua, IHSG bisa merangsek ke zona hijau walau harus berkali-kali kembali ke zona merah sebelum akhirnya ditutup menguat. Per akhir sesi dua, IHSG menguat 0,21% ke level 6.390,51.

IHSG sukses menguat kala seluruh bursa saham utama kawasan Asia kompak terjebak di zona merah: indeks Nikkei tercatat turun 0,86%, indeks Shanghai melemah 0,67%, indeks Hang Seng jatuh 1,31%, indeks Straits Times terkoreksi 1,4%, dan indeks Kospi berkurang 0,69%.


1. Duniatex Mulai Gagal Bayar, Ini Langkah dari Eximbank
Mencuatnya kasus gagal bayar obligasi oleh perusahaan tekstil Duniatex Grup membuat banyak kreditor lebih berhati-hati menyalurkan pembiayaan. Hal ini juga dilakukan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank.

Saat ini, Indonesia Eximbank menyalurkan total pinjaman sebesar Rp 3,04 triliun terhadap Duniatex Group. Secara rinci, terdiri dari Rp 2,12 triliun berupa kredit modal kerja (KMK) pinjaman jangka pendek (di bawah setahun), Rp 755,88 miliar berbentuk pinjaman jangka panjang, dan Rp 173,19 miliar berbentuk porsi jangka pendek dari pinjaman bank jangka panjang. Totalnya Rp 3,05 triliun.

2. Pengelola SCBD Delisting Karena Tak Penuhi Aturan Bursa
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan PT Danayasa Arthatama Tbk (SCBD) memilih untuk menghapuskan pencatatan sahamnya (voluntery delisting) lantaran perusahaan ini tak memenuhi ketentuan pencatatan di bursa dalam hal jumlah pihak pemegang saham.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI IGD N Yetna Setia mengatakan perusahaan tak memenuhi aturan bursa dan sudah pernah disurati bursa karena dinilai tak memenuhi persyaratan bursa.


3. Sebelumnya Rugi, Laba Asuransi Tugu Meroket Jadi Rp 238,15 M
Laba PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) meroket pada semester I-2019. Anak usaha Pertamina ini mengantongi laba tahun berjalan senilai Rp 238,15 miliar, meroket dari posisi kerugian Rp 7,8 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

4. Paruh Pertama 2019, Laba Bank Mega Naik 31% Jadi Rp 891 M
PT Bank Mega Tbk (MEGA) pada paruh pertama tahun 2019 berhasil mencatatkan performa keuangan yang memuaskan.
Perseroan berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 30,76% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp 891,39 miliar, dari periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 691.72 miliar.

5. KRAS Kolaps Dihantam Baja China, Pabrik Baja Ini Malah Laba
Nasib industri baja di tanah air tak semuanya suram karena tergantung sektornya apakah upstream di hulu atau midstream di hilir. Sialnya pemain industri upstream seperti PT Kratakatau Steel (KRAS) sedang berdarah-darah, pemain di sektor hilir seperti produk pipa justru mendapatkan cuan.

Chief Strategy Officer PT Steel Pipe Industry Of Indonesia, Johanes Wahyudi Edward bercerita sektor mid-stream seperti produk-produk pipa untuk keperluan infrastruktur yang dikelola perusahaan relatif tak signifikan dari serbuan baja China.

6. Laba Melesat 27%, Ini Alasan Asing Borong Saham Telkom
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), market leader di industri telekomunikasi, mulai menorehkan kinerja keuangan yang memuaskan di mana laba bersih tumbuh dua digit. Tampaknya inilah sentimen yang mendorong perseroan.

TLKM membuktikan dapat beranjak dari keterpurukan yang dicatatkan tahun lalu. Sepanjang semester pertama tahun ini, total pendapatan perusahaan tumbuh 7,73% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp 69,35 triliun, dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 64,37 triliun.

7. Laba Amblas, Bos Astra Agro: Harga CPO Belum Stabil
Manajemen PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) angkat bicara menjelaskan kinerja semester I-2019 yang mengalami tekanan di tengah situasi industri sawit yang belum kondusif.

Presiden Direktur Astra Agro, Santosa mengatakan penurunan kinerja anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) tersebut dinilai wajar karena situasi industri yang sedang tertekan dan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang belum akan stabil dalam waktu dekat.

8. Gara-Gara Holcim, Laba Semen Indonesia Anjlok 50%!
Laba bersih PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) pada semester I-2019 anjlok lebih dari 50% yang disebabkan karena utang yang membengkak dalam rangka mengakuisisi PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB).

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan hari ini, induk dari holding BUMN semen ini hanya mencatatkan laba bersih semester I-2019 Rp 484,78 miliar, dibandingkan dengan setahun sebelumnya Rp 971,34 miliar.

(tas)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2LZR0eX
via IFTTT

Nego Dagang AS-China di Shanghai Selesai, Damai?

Shanghai, CNBC Indonesia - Amerika Serikat (AS) dan China akan melanjutkan negosiasi perdagangan di Washington DC pada awal September. Ini diputuskan setelah kedua negara mengadakan pembicaraan dagang di Shanghai pada 30 dan 31 Juli.

Dalam perundingan ini kedua ekonomi terbesar dunia itu telah melakukan pembicaraan yang mendalam dan konstruktif mengenai ekonomi dan perdagangan. Salah satu topik adalah agar China meningkatkan pembelian produk pertanian AS dan Negeri Paman Sam menciptakan 'kondisi yang menguntungkan' untuk itu. Demikian disampaikan media pemerintah China Xinhua, Rabu (31/7/2019).

Sementara itu pada Rabu, Gedung Putih mengatakan bahwa kedua belah pihak membahas berbagai topik seperti transfer teknologi secara paksa, hak kekayaan intelektual, jasa, hambatan nontarif dan pertanian.

"Pihak China mengonfirmasi komitmen mereka untuk meningkatkan pembelian ekspor pertanian Amerika Serikat. Pertemuan itu konstruktif, dan kami berharap negosiasi mengenai kesepakatan perdagangan yang dapat ditegakkan akan berlanjut di Washington, D.C., pada awal September," menurut pernyataan Gedung Putih dilansir CNBC International.

Pertemuan dua hari lalu di Shanghai adalah pembicaraan dagang langsung pertama sejak pertemuan G-20. Di tengah-tengah pembicaraan, Presiden AS Donald Trump memposting serangkaian kicauan di jejaring sosial Twitter yang mengkritik praktik perdagangan China. Trump menuduh bahwa China tidak membeli lebih banyak produk pertanian AS, seperti yang dijanjikannya.

"China melakukan sangat buruk, tahun terburuk dalam 27, seharusnya (China) mulai membeli produk pertanian kami sekarang, (tapi) tidak ada tanda-tanda bahwa mereka melakukannya. Itu adalah masalah dengan China, mereka tidak menepati janji," tulis Trump, Selasa.

Trump juga menuduh China sengaja memperlambat kesepakatan untuk menunggu hasil pemilihan presiden 2020.

"Mereka mungkin harus menunggu Pemilu kita untuk melihat apakah kita mendapatkan salah satu dari Demokrat seperti Sleepy Joe (sebagai presiden baru) ... mereka bisa menunggu, namun bahwa jika & ketika saya menang, kesepakatan yang mereka dapatkan akan jauh lebih sulit daripada apa yang kita negosiasikan sekarang ... atau tidak ada kesepakatan sama sekali," kata Trump.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2YBm1aC
via IFTTT

KRAS Krisis, DPR akan Panggil Manajemen dan Menteri Rini


KRAS memang tengah dilingkupi persoalan berat. Perseroan sudah mengalami rugi selama 7 tahun. Selain itu utang pun menggunung jauh sebelum jajaran direksi dan komisaris yang baru memegang tampuk amanah di KRAS.

Berdasarkan laporan keuangan KRAS 2018, tercatat utang mencapai US$ 2,49 miliar, naik 10,45% dibandingkan 2017 sebesar US$ 2,26 miliar. Utang jangka pendek yang harus dibayarkan oleh perusahaan mencapai US$ 1,59 miliar, naik 17,38% dibandingkan 2017 senilai US$ 1,36 miliar.

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2LQkZG5
via IFTTT

Swastanisasi Terminal Tipe A, Bisa Usir Preman dan Kesan Kumuh?

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menawarkan revitalisasi dan pengelolaan terminal tipe A kepada swasta. Langkah ini dipandang sebagai solusi untuk menuntaskan beragam persoalan yang melilit prasarana transportasi darat.

Penawaran itu ditandai dengan ajang investor gathering di Merlynn Park Hotel. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan, nantinya bakal ada perbedaan dalam sistem pengelolaan terminal. Pasalnya, selama ini terminal tipe A hanya dikelola oleh Kemenhub.

"Kalau sekarang kan petugas-petugas saya, lebih konsentrasi pada penanganan bidang pengaturan lalu lintas kendaraan bus-busnya, time table keberangkatan jam berapa, PO apa, mengatur penumpang dan sebagainya," ujarnya, Rabu (31/7/2019).

Kemenhub juga saat ini dibebani tugas mengelola manajemen gedung seperti kebersihan, keamanan, dan pengaturan para pedagang. Dia mengaku, ada kendala dalam sumber daya manusia (SDM) yang membuat tugas itu belum terlaksana optimal karena minimnya keahlian.

"Kita kan tidak begitu ahli [mengelola manajemen gedung]," beber Budi.

Kekurangan itu yang menurutnya bisa ditambal melalui kerja sama dengan pihak swasta. Kemenhub memprioritaskan 20 terminal bisa dikelola oleh swasta mulai 2020.

"Kalau petugas saya mungkin bisa berjaga setahun [setelah dikerjasamakan dengan swasta], tapi nanti pasti mundur karena memang kita nggak profesional," pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/318VumW
via IFTTT

Pembukaan Pasar: Rupiah Melemah ke Rp 14.055/US$

[unable to retrieve full-text content]

Dolar AS nyaman bertahan di kisaran Rp 14.000.

from CNBC Indonesia https://ift.tt/2LU1bl5
via IFTTT

Ini Deretan Tambang Raksasa Batu Bara RI yang Dibidik KPK

Jakarta, CNBC Indonesia- Mata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin ketat memantau tambang raksasa batu bara dalam negeri. Belum usai soal urusan perpanjangan kontrak, kini mereka membidik transaksi penjualan dengan nilai setoran triliunan rupiah ke kas perusahaan tersebut.

Dalam dokumen yang diterima CNBC Indonesia, terdapat tanda tangan Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan yang meminta informasi transaksi penjualan untuk menjalankan tugas monitoring sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ini Deretan Tambang Raksasa Batu Bara RI yang Dibidik KPK Foto: Kpk Batu Bara

"Pimpinan KPK telah melakukan kunjungan ke Kalimantan Timur dalam rangka monitoring optimalisasi penerimaan negara sektor Minerba. Untuk itu kami membutuhkan sejumlah data terkait komoditas batu bara kurun waktu 2017 hingga Juni 2019," tulis isi surat tersebut.

Dalam pesan pendeknya kepada CNBC Indonesia, Pahala Nainggolan mengkonfirmasi surat tersebut. "Hanya meminta data saja. Membandingkan harga jual ke luar negeri kan dijual ke trader baru ke user, jadi melihat kewajaran harganya saja," ujar dia, Selasa (30/7/2019).

Dari surat tersebut, setidaknya 51 Perjanjian Karya Pengusahaan Batu Bara (PKP2B) terimbas. Nama-nama tambang besar seperti Adaro, KPC, Arutmin, dan Kideco pun tak lepas dari sasaran.

Di antaranya adalah sebagai berikut;

1. PT Adaro Indonesia
2. PT Antang Gunung Meratus
3. PT Arutmin Indonesia
4. PT Asmin Bara Bronang
5. PT Asmin Bara Jaan
6. PT Astaka Dodol
7. PT Bahari Cakrawala Sebuku
8. PT Bandja Intan Mandiri
9. PT Berau Coal
10. PT Borneo Batu Bara
11. PT Gunung Bayan Pratama Coal
12. PT Kaltim Prima Coal
13. PT Kendilo Coal Indonesia
14. PT Kideco Jaya Agung
15. PT Lanna Harita Indonesia
16. PT Pendopo Energi Batu Bara
17. PT Multi Tambang Jaya Utama
18. PT Santan Batu Bara

Lengkapnya terdapat 51 perusahaan tambang batu bara yang disurati oleh Kementerian ESDM. Permintaan KPK cukup rinci, untuk surat yang dilayangkan ke Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara ESDM ada 9 data yang diminta oleh komisi. Berikut daftarnya;

1. Data pemilik dan manajemen perusahaan terbaru setiap PKP2B
2. Data pemilik dan manajemen trader batu bara di dalam dan luar negeri, serta terafiliasi dan non afiliasi setiap PKP2B
3. Nama pembeli batu bara pengguna langsung dari PKP2B
4. Nama pembeli batu bara melalui trader (terafiliasi dan non terafiliasi) dari setiap PKP2B baik di dalam maupun luar negeri
5. Data harga kontrak dan harga final invoice dari penjualan batu bara langsung ke end user
6. Data harga kontrak dan final invoice dari penjualan batu bara via trader terafiliasi maupun tak terafiliasi
7. Jumlah produksi bulanan batu bara setiap PKP2B
8. Jumlah penjualan bulanan batu bara PKP2B
9. Data rekomendasi ekspor yang dikeluarkan untuk setiap IUP dan trader yang terafiliasi dengan PKP2B
10. Daftar nama perusahaan jasa penambangan pengangkutan darat dan laut
11. Daftar nama perusahaan jasa penambangan serta pengangkutan darat dan laut
12. Data pemenuhan kewajiban reklamasi dan pasca-tambang setiap PKP2B.

Dari setumpuk data yang diminta KPK tersebut, beredar kabar bahwa komisi sebenarnya ingin membongkar atau mencari tahu soal praktik transfer pricing perusahaan batu bara raksasa RI. Benarkah?

Pahala tidak menjawab langsung, namun menegaskan bahwa permintaan data ini hanya bagian dari pembenahan tata kelola minerba.

"Membandingkan harga jual ke luar negeri, kan dijual ke trader baru ke user jadi melihat kewajaran harga jualnya. Antara lain soal kuantitas ekspor, kewajiban DMO, dan lainnya," jelas dia.

(gus/gus)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2GBCzsY
via IFTTT

Bursa Tokyo Dibuka Melemah Mengekor Pelemahan Wall Street

Tokyo, CNBC Indonesia - Bursa Tokyo dibuka melemah pada Kamis (1/8/2019), mengikuti pelemahan di Wall Street. Ini terjadi setelah Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve menurunkan suku bunga acuan (FFR).

Dilansir AFP, ondeks acuan Nikkei 225 terkoreksi 0,82% atau 176,08 poin menjadi 21.345,45 pada awal perdagangan sementara indeks Topix turun 0,58% atau 9,15 poin menjadi 1.555,99.

Sebelumnya, Bursa Amerika Serikat (AS) terkoreksi pada penutupan perdagangan Rabu (31/7/2019) waktu setempat. Ini setelah Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengumumkan pemotongan suku bunga yang selaras dengan sesuai ekspektasi pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 333,75 poin lebih rendah atau turun 1,2%, menjadi 26.864,27 setelah sempat anjlok 478 poin. Indeks S&P 500 turun 1,1% ditutup menjadi 2.980,38. Sementara indeks Nasdaq Composite terkoreksi 1,2% menjadi 8.175,42. Dow mencatat penurunan harian terbesar sejak 31 Mei bersama dengan S&P 500. Sedangkan Nasdaq mengalami penurunan satu hari terbesar sejak akhir Juni.

Pada Kamis (1/8/2019) dini hari WIB, The Fed memotong suku bunga sebesar 25 basis poin yang sesuai dengan ekspektasi pasar. Bank sentral AS itu menyebut alasan pemangkasan itu adalah akibat pertumbuhan global yang melambat, juga untuk meredam inflasi.

Namun dalam press briefing setelah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), Powell mengatakan pelonggaran kali ini hanya "penyesuaian pertengahan siklus,". Hal itu mengisyaratkan bahwa penurunan suku bunga lebih lanjut pada akhir tahun ini bukanlah hal yang pasti.

"Pasar saham tampak kecewa dengan kinerja Powell, mungkin selain karena Powell tidak mengatakan ini adalah pemotongan 'satu-satunya', tidak ada juga pesan jelas bahwa pemotongan September akan pasti dilakukan," katanya analis di Federated Investors seperti dilansir CNBC International.

Sementara itu, bursa Eropa ditutup menguat pada Rabu menjelang pengumuman Fed. Pelaku pasar di Eropa telah mengantisipasi bahwa the Fed akan memangkas suku bunga.

Indeks Pan-European Stoxx 600 naik 0,2%, dengan mayoritas sektor dan bursa utama ada di zona positif. Namun indeks FTSE 100 di London terkoreksi 0,6% karena pound bergerak menjauhi posisi terendahnya baru-baru ini.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2KiCGup
via IFTTT

Ada 'Tumbal' di Balik Kemegahan Infrastruktur Jokowi

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebobrokan pemerintah kembali menampakkan wujudnya.

Belum lama ini terungkap fakta beberapa kondisi gedung sekolah di Kabupaten Bogor yang rusak parah. Salah satunya adalah kondisi ruang kelas 5 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Citatah Jaya, Kelurahan Ciriung. Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, ruangan kelas tersebut tampak hancur layaknya bangunan lama yang tidak terurus. Alhasil para siswa tidak dapat mempergunakan ruangan tersebut.

Ada pula fakta mengenaskan yang terjadi di SDN Tegal 04 Kemang. Sejumlah siswa kelas 4 terpaksa harus 'menikmati' dinginnya lantai lantaran kondisi sekolah yang mengalami defisit bangku.

"Bangku di sini banyak yang rusak jadi terpaksa mereka duduk satu meja bertiga," kata Kepala Sekolah SDN Tegal 04 Kemang, Maryamah.

Fakta-fakta tersebut menunjukkan bahwa komitmen pemerintah untuk serius dalam membenahi kualitas pendidikan, terutama pendidikan primer (SD-SMP-SMA), masih sangat rendah.

Foto: Ruangan kelas 5 yang rusak di SDN Citatah Jaya, Kelurahan Ciriung, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/7/2019). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Setelah ditelaah, memang target yang ditetapkan oleh pemerintah sendiri terbilang minim.

Dalam Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor periode 2013-2018 dengan jelas disebutkan bahwa target persentase Sekolah Pendidikan SD Kondisi Bangunan Baik pada 2018 hanya sebesar 67,05%. Sementara target Sekolah Pendidikan SMP Kondisi Bangunan Baik per 2018 hanya 73,98%.

Bahkan parahnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor hanya menargetkan persentase SD yang memenuhi kebutuhan ruang kelas, meja, kursi, serta papan tulis untuk setiap Rombongan Belajar (rombel) sebesar 59,3% saja di tahun 2018.

Artinya memang masih sangat banyak bangunan sekolah, khususnya SD dan SMP yang luput dari perhatian pemerintah.

Sumber:Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor

Sebenarnya, capaian Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor pada tahun 2016 sudah lebih dari target. Pasalnya, dalam Laporan Kinerja tahun 2016, Disdik Kabupaten Bogor sudah mencatat ada 86,2% bangunan SD dan 87% bangunan SMP yang dalam kondisi baik. Sisanya masih dalam kondisi yang tidak bisa dikategorikan baik.

Namun hal lain hal dengan kualitas pendidikan. Dalam Laporan Kinerja Kabupaten Bogor tahun 2018 terungkap bahwa angka rata-rata lama sekolah (RLS) penduduk dengan usia 25 tahun ke atas baru sebesar 7,89 tahun saja di tahun 2018.

Capaian tersebut agaknya masih sangat jauh dari target Wajib Belajar 12 tahun yang dicanangkan pemerintah. Bahkan untuk ke Wajib Belajar 9 tahun saja belum.

Padahal, anggaran pemerintah yang digelontorkan untuk pendidikan di era Jokowi sudah sangat besar dan sesuai arahan Undang-Undang, yaitu 20% dari total anggaran.

Foto: Taufan Adharsyah

Tahun 2019, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp 492 triliun, yang mana naik dari tahun 2018 yang sebesar Rp 444,1 triliun. Bahkan dari jumlah tersebut ada alokasi dana untuk pembangunan/rehabilitasi 56.100 sekolah di seluruh Indonesia.

Namun alokasi dana pendidikan yang sebesar Rp 492 triliun itu, sebagian besar, atau Rp 308,4 triliun, disalurkan ke pemerintah daerah dalam bentuk Transfer ke Daerah. Artinya, pengelolaan selanjutnya sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Artinya jika bangunan sekolah masih bobrok bin amburadul, sudah selayaknya pemerintah pusat mempertanyakan kinerja pemerintah daerah masing-masing.

Foto: Taufan Adharsyah

Fakta-fakta di atas sangat kontras dengan perhatian penuh yang diberikan kepada sektor infrastruktur, di mana Jokowi terlihat sangat 'ngebut' untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur.

Dari tahun 2015 sampai 2018, Jokowi telah merealisasi pembangunan jalan tol sepanjang 782 Km. Pembangunan terus berlanjut hingga saat ini, pemerintah menargetkan pembangunan jalan tol tahun 2019 sepanjang 1.070 Km. Total pembangunan jalan tol nantinya, di masa pemerintahan Presiden Jokowi mencapai 1.852 Km.

Ada pula pembangunan bendungan yang sangat masif, yaitu sebanyak 55 bendungan sepanjang 2015-2018. 14 bendungan telah selesai, sementara 41 lainnya masih dalam proses pengerjaan. Di tahun 2019 ini, pemerintah masih akan membangun 10 bendungan lagi, sehingga nantinya total bendungan yang terbangun pada masa pemerintahan Presiden Jokowi mencapai 65 bendungan.

Foto: Muhammad Luthfi Rahman

Uniknya, dari segi anggaran sebenarnya infrastruktur tidak lebih besar dari pendidikan. Di tahun 2019, pemerintah pusat hanya mengalokasikan anggaran sebesar Rp 415 triliun untuk pembangunan infrastruktur. Namun perlu diingat bahwa pembangunan infrastruktur juga melibatkan beberapa pihak lain sebagai investor atau kreditur. Sementara untuk pendidikan hanya mengandalkan anggaran pemerintah. 

TIM RISET CNBC INDONESIA (taa/taa)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2yr5qvB
via IFTTT

Dibidik KPK, Begini 'Basahnya' Bisnis Taipan Batu Bara RI

Jakarta, CNBC Indonesia - Belum lama ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menajamkan 'penciuman' ke sektor industri batu bara nasional.

Terbaru, KPK telah melayangkan surat ke empat kementerian dan pemerintah daerah pada 17 Juli 2019 untuk buka-bukaan perihal transaksi penjualan batu bara di Indonesia.

Berdasarkan kabar yang diterima CNBC Indonesia, langkah KPK tersebut dilakukan untuk mencari kebenaran terkait praktik transfer pricing di industri 'jual tanah' ini.

Namun, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengatakan ini hanya untuk menjalankan fungsi monitoring mereka untuk mengecek tata kelola pemerintahan yang baik.

Sebagaimana yang telah diketahui, transfer pricing merupakan praktik perusahaan dalam menentukan harga suatu transaksi.

Biasanya praktik transfer pricing digunakan perusahaan untuk meminimalisasi pembayaran pajak.

Contohnya, misalkan ada suatu komoditas dengan harga US$ 100/ton. Perusahaan A adalah badan usaha lokal yang menjual komoditas tersebut.

Perusahaan B merupakan badan usaha yang terafiliasi A di luar negeri. Sementara pajak di luar negeri lebih rendah dibanding di Indonesia.

Dalam kondisi tersebut, perusahaan A bisa saja menjual komoditas dengan harga US$ 50/ton (setengah harga) pada B. Dengan begitu perusahaan A kemungkinan akan mencatat rugi, sehingga tidak harus bayar pajak.

Selanjutnya perusahaan B menjual di luar negeri kepada pasar bebas dengan harga normal US$ 100/ton. Tapi karena pajaknya rendah (apalagi tax haven), perusahaan B jadi untung lebih besar.

Karena kedua perusahaan A dan B merupakan saudara (satu grup), jadi ya sama saja.

Di Indonesia, praktik transfer pricing diatur dalam Pasal 18 Undang-Undang No. 36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan (UU PPh).

Disebutkan bahwa Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berwenang untuk menentukan kembali besarnya Penghasilan Kena Pajak (PKP) bagi wajib pajak yang mempunyai hubungan istimewa dengan wajib pajak lain.

Ada beberapa metode yang bisa digunakan DJP untuk menentukan harga wajar sebuah transaksi, salah satunya adalah perbandingan.

Lantas Bagaimana Kondisi Industri Batu Bara?

BERLANJUT KE HALAMAN 2>>> (taa/gus)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2MwiLLd
via IFTTT

Bos BKPM Salah Baca Data, Klaim Singapura dan Unicorn Jokowi

Jakarta, CNBC Indonesia - Pernyataan Kepala BKPM Thomas Lembong yang mengutip riset Google-Temasek yang sebut Singapura punya empat startup unicorn sementara Indonesia nol bikin heboh. Pasalnya, Ia salah melihat data meski kemudian meralat dan memohon maaf atas kesalahan tersebut.

Dalam konferensi pers di kantor BKPM, Selasa (30/7/2019), Thomas Lembong mengatakan keempat unicorn Indonesia oleh Google-Temasek diakui sebagai milik Singapura.


"Kalau kita lihat riset oleh Google dan Temasek yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi digital Asean, malah empat unicorn kita diklaim sebagai unicorn mereka (Singapura). Di laporan disebutkan Indonesia ada nol dan Singapura empat," kata Lembong.

Thomas Lembong memaparkan, hal tersebut terkait keberadaan induk keempat unicorn milik Indonesia yang berbasis di Singapura. Ketika unicorn Indonesia mendapat suntikan dana masuknya lewat negara tersebut.

Bos BKPM Salah Baca Data, Klaim Singapura & Unicorn JokowiFoto: Riset Google & Temasek (Twitter Tom Lembong)

"Dan seringkali masuknya itu bukan dalam bentuk investasi tapi oleh induk unicorn Singapura, langsung bayar ke vendor atau supplier Indonesia," jelasnya.

Dalam pemaparannya Thomas lembong mengutip riset Google-Temasek bertajuk "e-conomy SEA: Unlocking the $200 billion digital opportunity in Southheast Asia" yang dipublikasi tahun 2016 silam. 

Bos BKPM Salah Baca Data, Klaim Singapura & Unicorn JokowiFoto: Laporan Temasek-Google

Dalam laporan tersebut memang disebutkan Singapura punya 4 unicorn sementara Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Malaysia nol. Empat unicorn tersebut adalah GrabTaxi (ride-hailing), Garena (e-commerce & publisher game), Lazada (e-commerce) dan Razer (game online dan perangkatnya). Jadi bukan Gojek, Traveloka, Tokopedia dan Bukalapak.

Asal tahu saja, keempat startup unicorn Indonesia ini merupakan kebanggan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam banyak pertemuan Jokowi selalu membanggakan Indonesia sebagai penyumbang unicorn terbanyak di kawasan Asia Tenggara. Dari 7 startup Unicorn, empat di antaranya dari Indonesia.


Masalah ini memang sudah surut. Thomas Lembong telah menyampaikan permohonan maaf dan ralat dalam akun twitter resminya. Dia menyebut terlalu jauh mengomentari data tersebut.

Namun ada yang masih tersisa dari pernyataan tersebut. Soal penempatan dana startup unicorn Indonesia yang didapat dari investor. Keempat startup unicorn Indonesia memang ramai-ramai mengeluarkan pernyataan resmi yang menyatakan mereka startup asli Indonesia. Tetapi tidak ada yang menjawab dengan tegas dana yang dikumpulkan dari investor asing di simpan di dalam negeri atau di parkir di Singapura.

(roy/miq)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2KeypZ2
via IFTTT

The Fed Pangkas Suku Bunga, So What?

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia pada hari Rabu (31/07/2019) kemarin rata-rata mengalami penguatan. Pasar saham menguat, rupiah menguat, dan pasar obligasi pemerintah rata-rata mengalami koreksi tipis saja.

Setelah cukup lama terperangkap di zona merah, IHSG kemarin akhirnya ditutup positif dengan penguatan sebesar 0,21% pada level 6.390,5. Pergerakan IHSG berlawanan dengan bursa utama kawasan Asia yang terapresiasi, seperti: Nikkei 225 negatif 0,87%, Hang Seng anjlok 1,31%, Shanghai Composite minus 0,67%, Kospi turun 0,69%, dan Strait Times terpangkas 1,49%.

Bursa kawasan Asia terombang-ambing karena cuitan Presiden Trump yang memojokkan China karena belum menambah pembelian produk pertanian asal Amerika Serikat (AS).

"Performa perekonomian China sangatlah buruk, terburuk dalam 27 tahun. Seharusnya, China sudah mulai membeli produk agrikultur dari AS - belum ada tanda-tanda bahwa mereka melakukannya. Itulah masalah dengan China, mereka tidak menepati janjinya," cuit Trump melalui akun @realDonaldTrump, Selasa (30/7/2019).

Kabar baiknya, China akan meningkatkan pembelian produk AS setelah pembicaraan perdagangan AS-China berakhir di Shanghai kemari. Stephanie Grisham selaku juru bicara Gedung Putih mengatakan pembicaraan dengan China "konstruktif" dan akan berlanjut di Washington pada awal September.

Sementara rupiah selamat dari terkaman dolar Amerika Serikat (AS) setelah sempat tertekan sepanjang hari kemarin. Rupiah di pasar spot akhirnya ditutup menguat 0,02% ke level Rp 14.012/$AS.

Penguatan rupiah didorong sentimen penurunan suku bunga Bank Sentral AS (Federal Reserves). Pada pukul 01:00 dini hari tadi, rapat komite pengambil kebijakan The Fed, Federal Open Market Committee (FOMC), Jerome 'Jay' Powell selaku pemimpin rapat mengumumkan pemangkasan suku bunga sebanyak 25 basis poin (bps) menjadi 2%-2,25%, menjadikan suku bunga acuan turun untuk kali pertama sejak Desember 2008.

Tidak hanya faktor dari global, dari dalam negeri upaya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang memangkas suku bunga acuannya menjadi penstimulasi tersendiri bagi pasar keuangan di Indonesia. Pada pukul 11:00 WIB di Jakarta, LPS menurunkan bunga penjaminan bank umum 25 basis poin menjadi 6,75%, sedangkan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) juga turun 25 bps menjadi 9,25%.

Adapun bunga penjaminan dalam valuta asing (valas) tetap dipertahankan di level 2,25% untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik, mengingat transaksi berjalan (current account) yang masih defisit.

Di pasar obligasi pemerintah, imbal hasil (yield) sebagian besar masih mengalami kenaikan yield namun tipis saja. Kenaikan yield menandakan harga obligasi sedang turun akibat dilepas para pelaku pasar. Ada empat seri yang biasanya menjadi acuan para pelaku pasar, yakni: FR0077 bertenor 5 tahun, FR0078 bertenor 10 tahun, FR0068 bertenor 15 tahun, dan FR0079 bertenor 20 tahun.

Seri acuan yang paling melemah adalah FR0078 yang bertenor 10 tahun dengan kenaikan yield 6,5 basis poin (bps) menjadi 7,37%. Besaran 100 bps setara dengan 1%.

Berikut data perkembangan obligasi pemerintah:

Seri Jatuh tempo Yield 31 Jul'19 (%) Selisih (basis poin)
FR0077 5 tahun 6,815 0
FR0078 10 tahun 7,378 6.5
FR0068 15 tahun 7,630 1,1
FR0079 20 tahun 7,862 0,6
Avg movement 2.95
Sumber: Refinitiv

NEXT >>> (yam/yam)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2ZpKtgm
via IFTTT

Tuesday, July 30, 2019

IHSG Rentan Koreksi, Simak Saham Pilihan Hari Ini

Jakarta, CNBC Indonesia - Membuka perdagangan dengan menguat 0,29% ke level 6.317,57, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus memperlebar penguatannya pada Selasa kemarin (30/7/2019).

Per akhir sesi II, IHSG menguat 1,24% ke level 6.377. IHSG sukses memutus rantai koreksi yang sudah terjadi dalam 2 hari perdagangan sebelumnya.

Kinerja IHSG senada dengan mayoritas bursa saham utama kawasan Asia yang juga ditransaksikan di zona hijau: indeks Nikkei naik 0,43%, indeks Shanghai menguat 0,39%, indeks Hang Seng terapresiasi 0,14%, dan indeks Kospi bertambah 0,45%.

Untuk perdagangan hari ini Rabu (31/7/2019) sejumlah broker memiliki ide perdagangannya masing-masing dengan rekomendasi saham yang beragam dan layak disimak sebagai berikut.


Artha Sekuritas - IHSG Diperkirakan Masih Melemah
IHSG diprediksi melemah, Indikator Stochastic bergerak menyempit saat mendekati area oversold (jenuh jual) dan pola candlestick membentuk long white body lebih tinggi dibandingkan candlestick hari sebelumnya mengindikasikan ada potensi penguatan. Investor diperkirakan masih terdorong optimisme negosiasi AS dan China. Selain itu investor masih akan mengantisipasi keputusan suku bunga The Fed.

Saham pilihan:
PTPP
CTRA
ASII
SMRA


Samuel Sekuritas - Volatilitas Masih Tinggi
IHSG berhasil menguat secara teknikal (technical rebound) dari level support (batas bawah) 6.300 dan membentuk candle bullish marubozu. Namun tetap waspada volatilitas market bisa meningkat selama earnings season atau musim laporan keuangan kuartal kedua 2019 dan sebelum keputusan bank sentral akan suku bunga acuan.

Saham pilihan:
BMRI
GGRM
BKSL
TINS

Panin Sekuritas - Indeks Masih Uji Resisten
Pada perdagangan kemarin terlihat masih ada indikasi penurunan terlihat dari belum adanya minat beli investor asing. Level 6.400 menjadi level penentu apakah IHSG akan melanjutkan trennya atau tidak pada pekan depan.

Saham pilihan:
PTPP
PWON
SMRA
VIVA

Pilarmas Investindo Sekuritas - Investor Masih Awasi Pertemuan China-Amerika
Tampaknya hubungan antara AS dan China tidak akan kunjung membaik dalam waktu dekat. Trump kemarin mengecam China karena China masih belum membeli produk pertanian Amerika hingga saat ini. Trump menyampaikan bahwa China bersedia untuk membuat konsesi dalam pembicaraan perdagangan, tetapi Trump tidak yakin apakah Dia akan menerima kesepakatan tersebut.

Saham pilihan:
TBLA
WSBP
PGAS
ADRO

(tas)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2MpYZRD
via IFTTT

Live! Siasat Industri Baja Lokal Hadapi Gempuran China

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri baja di Tanah Air terancam oleh produk baja impor China dan Vietnam. Bagaimana pelaku usaha baja bertahan di tengah gempuran baja asing?

Squawk Box akan berdialog bersama Chief Strategy Officer PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk, Johanes Wahyudi Edward.

[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2ODVg5A
via IFTTT

AS-China Potensi Cekcok, Bursa Singapura ke Zona Merah

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham utama Singapura dibuka menguat seiring dengan penantian pelaku pasar atas rapat pengambil kebijakan bank sentral AS/The Fed (FOMC) yang akan mengumumkan tingkat suku bunga acuan terbaru pada Rabu (31/7/2019) waktu setempat.

Indeks Straits Times (STI) dibuka naik 0,28% menjadi 3.359,92 poin. Sayangnya, tak lama setelah dibuka STI sudah masuk ke zona merah dengan melemah 0,03% ke level 3.349,51. Hal ini dikarenakan turunnya ekspektasi investor terkait kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Data pasar menunjukkan dari 30 saham yang menghuni indeks acuan bursa saham Singapura tersebut, sebanyak delapan mencatatkan kenaikan harga, 18 saham melemah, dan 4 saham tidak mencatatkan perubahan harga.


Bursa sama acuan Negeri Singa sempat menguat didorong oleh ekspektasi The Fed akan memangkas suku bunga acuan setidaknya 25 basis poin (bps). Investor juga akan mencermati pidato Gubernur The Fed Jerome Powell untuk melihat potensi penurunan suku bunga akhir tahun ini.

Analis Kathy Lien menyampaikan "The Fed tidak memberi kami alasan untuk mengharapkan apa pun kecuali penurunan suku bunga seperempat poin (25 bps), sehingga pengumuman perubahan suku bunga hanya akan sedikit menggerakkan pasar," katanya dikutip dari CNBC International.

Di lain pihak, investor dibuat cemas terkait kabar terbaru dari hubungan dagang AS dan China. Pasalnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan Beijing mengingkari janjinya untuk membeli lebih banyak produk pertanian AS, dan mengancam bahwa China akan memperoleh hasil yang buruk, dilansir Reuters.

"Masalah dengan mereka menunggu... adalah bahwa jika & ketika sata menang, kesepakatan yang mereka dapatkan akan jauh lebih sulit daripada apa yang kita negosiasikan sekarang ... atau tidak ada kesepakatan sama sekali," ujar Trump di Twitter.

Atas perkataan Trump tersebut, media milik pemerintah China Global Times menulis bahwa para perunding dari Washington harus menunjukkan ketulusan setelah membuat "tuntutan tidak realistis yang melanggar kedaulatan dan martabat China," dilansir Reuters.

Media tersebut juga menulis jika Washington masih memang ilusi bahwa Beijing akan menyerah dan berkompromi pada isu-isu mengenai kedaulatan untuk mencapai kesepakatan, maka tidak ada kesepakatan bukanlah pilihan yang buruk.

Pada hari ini investor akan mencermati rilis data jumlah pinjaman bank bulan Juni yang akan diumumkan pukul 09:00 WIB. Selain itu juga ada rilis indeks keyakinan bisnis kuartal II pada pukul 12:00 WIB.

TIM RISET CNBC INDONESIA

(dwa/tas)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2Yk9f5m
via IFTTT

The Fed Bakal Pangkas Suku Bunga, IHSG Bakal Menguat

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menguat dengan angka cantik 1,23% ke level 6.376 pada Selasa (30/7/2019). Kemarin pelaku pasar terus mengkoleksi saham-saham unggulan yang terkoreksi dalam dua hari perdagangan kemarin.

Untuk perdagangan hari ini Rabu (31/07/2019), Tim Riset CNBC Indonesia memperkirakan IHSG akan bergerak menguat dengan rentang 6.350 hingga 6.450.


Dari Wall Street Amerika Serikat (AS), tiga indeks utama pada penutupan tadi pagi berakhir loyo. Indeks S&P 500 terpangkas 0,26%, sedangkan Nasdaq Composite ciut 0,24%, dan Dow Jones Industrial Average (DJIA) minus 0,09%.

Penyebabnya adalah Presiden Donald Trump yang memperbarui komentar serangannya terhadap China, yang mengurangi harapan akan kedua ekonomi terbesar dunia tersebut untuk mencapai kesepakatan.

Sementara menunggu perkembangan hasil pertemuan AS-China yang akan berakhir hari ini, fokus invenstor akan mengarah pada kebijakan moneter dari the Fed yang akan mengumumkan kebijakan suku bunganya (Fed Funds Rate/FFR) dini hari nanti.


Mengutip situs resmi CME Group pada pukul 05:53 WIB hari ini, probabilitas pemangkasan suku bunga acuan the Fed sebesar 25 bps sebesar 79,1%. Naik dari probabilitas kemarin yang sempat berada di level 78,1%. Pemangkasan 50 bps akan menjadi kejutan, tetapi kemungkinannya kecil.

Dari dalam negeri, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kemarin mengumumkan realisasi investasi triwulan II-2019 yang tumbuh 13,7% menjadi Rp 200,5 triliun dari Rp 176,3 triliun di triwulan II-2018 lalu.

Secara keseluruhan capaian investasi hingga semester I-2019 mencapai 49,9% dari total target investasi di 2019. Adapun total target investasi di 2019 mencapai Rp 792,0 triliun, seperti diungkapkan Plt Deputi Pengendalian dan Pelaksanaan BKPM Farah Ratnadewi Indriani menjelang siang tadi.

Secara teknikal, IHSG menunjukkan potensi penguatan karena kembali bergerak di atas rata-rata nilainya dalam lima hari terakhir (moving average/MA5).

Sumber: Refinitiv
Terbentuknya pola lilin putih (white marubozu) juga memperkuat tersebut di atas, dikarenakan buyer terlihat mendominasi perdagangan dari pada seller.

Ruang penguatannya cukup terbuka lebar, dikarenakan evel jenuh beli (overbought) IHSG masih cukup jauh jika mengacu pada indikator teknikal stochastic slow.

TIM RISET CNBC INDONESIA (yam/hps)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2OKhEL1
via IFTTT

BPK Sebut KRAS Sedang Hadapi Gempuran Baja China

Jakarta, CNBC Indoneisa - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyebut PT Karakatau Steel Tbk (KRAS) menghadapi persaingan yang ketat di industri baja di tengah gempuran impor produk baja asal China.

Karena itu, menurut Anggota III Badan Pemeriksa Keuangan Acshanul Qosasi berpendapat, perusahaan baja pelat merah itu harus berbenah. "Krakatau Steel harus memperbaiki diri untuk menghadapi persaingan baja dengan perusahaan China," kata Achsanul, kepada CNBC Indonesia, Selasa (30/7/2019)
.


Persoalan ini juga sempat dilontarkan Silmy Karim, Direktur Utama Krakatau Steel. Bahkan, kata dia, industri baja dalam negeri dinilai sudah terkena dampak baja impor jauh sebelum terjadinya perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China berkecamuk.

China memproduksi baja hingga 1 miliar ton per tahun, sementara produksi Indonesia sekitar 7 juta. Selain itu, dengan pasokan dalam negeri yang berlebih (over supply), China memang menerapkan beberapa taktik yang dinilai sah-sah saja.

"Kita dalam menghadapi situasi ini harus realistis, enggak bisa memaksakan mau kita apa. Ekonomi pasar sudah terjadi, supaya menang harus punya daya saing, kita [baja nasional] akan ditolong level playing field [lapangan usaha] yang sama," kata Silmy kepada CNBC Indonesia, di Jakarta, Rabu (24/7/2019).


BPK juga menyoroti agar KRAS lebih efisien dengan menghentikan proyek pabrik baja dengan teknologi tanur tiup atau blast furnace. Ia menilai, proyek pabrik baja dengan teknologi blast furnace lebih baik dihentikan karena adanya pemborosan. Blast Furnace atau biasa juga disebut dengan tanur tiup digunakan untuk mereduksi secara kimia dan mengkonversi secara fisik bijih besi yang padat.

"Proses produksi terlalu panjang, sekarang untuk lebih efisien, dihentikan saja," ungkapnya.

Sebelumnya, persoalan ini juga disoroti Komisaris Independen Krakatau Steel, Roy Maningkas. Ia mengungkapkan bahwa proyek Blast Furnace itu bisa membuat perusahaan merugi hingga Rp 1,17 triliun - 1,38 triliun per tahun (US$ 85-96 juta).


Pasalnya, harga pokok produksi dari Blast Furnace justru menjadi lebih mahal, otomatis harga produk pun akan lebih mahal di pasaran.

"Saya menghitung harga pokok produksi akan lebih mahal sekitar US$ 70-82 per ton. Kalau kapasitasnya 1,2 juta ton kan besar sekali kerugiannya," kata Roy kepada CNBC Indonesia, Rabu (24/07/2019).

Langkah Berat Krakatau Steel Hadapi Serbuan Baja China
[Gambas:Video CNBC] (hps/hps)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2GCNpyW
via IFTTT

Keputusan The Fed Jadi Pertaruhan Bagi IHSG Hari Ini

Jakarta, CNBC Indonesia - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan dipengaruhi oleh beberapa sentimen yang datang dari luar negeri.

Valbury Sekuritas Indonesia menyebutkan pelaku pasar akan menanti keputusan The Fed di akhir pertemuan FOMC hari ini waktu setempat. Bank sentral AS diperkirakan hampir pasti memotong suku bunga 25 basis poin.


Namun demikian, analis memperkirakan The Fed akan terbelah, mengingat pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal kedua 2019 yang lebih baik dibandingkan perkiraan yakni 2,1% YoY (VS 1,8%YoY), disaat bersamaan, angka tenaga kerja juga masih kokoh, walaupun inflasi dibawah ekspektasi ditengah ancaman perang dagang.

Dengan data ekonomi yang mixed maka akan lebih sulit bagi para gubernur The Fed untuk mengintepretasikan situasi ekonomi AS.

Perang dagang masih menjadi sentimen tak hanya di global, tapi juga berdampak ke Indonesia. Pilarmas Investindo Sekurits menyatakan Trump kemarin mengecam China karena China masih belum membeli produk pertanian Amerika hingga saat ini.


Presiden Amerika ini juga mengatakan bahwa kita akan membuat banyak kesepakatan atau tidak ada kesepakatan sama sekali. Trump juga menyampaikan bahwa baru baru ini Trump telah berkomunikasi dengan Xi Jinping, namun tidak menguraikan kapan atau hal apa yang telah didiskusikan.

Valbury Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak konsolidatif hari ini, menjelang pengumuman FOMC dan pembicaraan dagang antara Amerika dan China. Indeks diperkirakan akan akan bergerak di support 6.337/6.297/6.277 dan resisten di 6.397/6.417/6.457. (hps/hps)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2YyO0Ys
via IFTTT

Penantian Keputusan The Fed Jadi Pertaruhan Bagi IHSG Hari In

Jakarta, CNBC Indonesia - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan dipengaruhi oleh beberapa sentimen yang datang dari luar negeri.

Valbury Sekuritas Indonesia menyebutkan pelaku pasar akan menanti keputusan The Fed di akhir pertemuan FOMC hari ini waktu setempat. Bank sentral AS diperkirakan hampir pasti memotong suku bunga 25 basis poin.


Namun demikian, analis memperkirakan The Fed akan terbelah, mengingat pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal kedua 2019 yang lebih baik dibandingkan perkiraan yakni 2,1% YoY (VS 1,8%YoY), disaat bersamaan, angka tenaga kerja juga masih kokoh, walaupun inflasi dibawah ekspektasi ditengah ancaman perang dagang.

Dengan data ekonomi yang mixed maka akan lebih sulit bagi para gubernur The Fed untuk mengintepretasikan situasi ekonomi AS.

Perang dagang masih menjadi sentimen tak hanya di global, tapi juga berdampak ke Indonesia. Pilarmas Investindo Sekurits menyatakan Trump kemarin mengecam China karena China masih belum membeli produk pertanian Amerika hingga saat ini.


Presiden Amerika ini juga mengatakan bahwa kita akan membuat banyak kesepakatan atau tidak ada kesepakatan sama sekali. Trump juga menyampaikan bahwa baru baru ini Trump telah berkomunikasi dengan Xi Jinping, namun tidak menguraikan kapan atau hal apa yang telah didiskusikan.

Valbury Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak konsolidatif hari ini, menjelang pengumuman FOMC dan pembicaraan dagang antara Amerika dan China. Indeks diperkirakan akan akan bergerak di support 6.337/6.297/6.277 dan resisten di 6.397/6.417/6.457. (hps/hps)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2MqOAoR
via IFTTT

KPPU Putus Bebas Kartel Garam, Kok Bisa?

Jakarta, CNBC Indonesia - Awal pekan ini, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutuskan bahwa tidak ada praktik kartel dalam perdagangan garam industri di Indonesia. Oleh karena itu, Komisi memutuskan tujuh perusahaan importir garam tidak melakukan praktik persaingan usaha tidak sehat. "Menimbang bahwa berdasarkan, penilaian, analisis, dan kesimpulan serta melihat pasal 43 ayat 3 UU No 5/1999 (Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat), Majelis Komisi memutuskan menyatakan bahwa terlapor 1, terlapor 2, terlapor 3, terlapor 4, terlapor 5, terlapor 6, dan terlapor 7 tidak terbukti melanggar pasal 11 UU No 5/1999," ucap Ketua Majelis Komisi Dinnie Melanie saat membacakan putusan perkara di ruang sidang KPPU, Jakarta.

Pasal 11 UU Nomor 5 tahun 1999 berbunyi bahwa pelaku usaha dilarang membuat perjanjian, dengan pelaku usaha pesaingnya, yang bermaksud untuk memengaruhi harga dengan mengatur produksi dan atau pemasaran suatu barang dan atau jasa, yang dapat mengakibatkan terjadinya praktik monopoli dan atau persaingan usaha tidak sehat.

 Garam adalah salah komoditas pangan strategis di Indonesia, sampai-sampai mendapat perlakuan khusus tidak dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Indonesia adalah negara net importir garam, khususnya untuk garam industri. Padahal Indonesia merupakan negara dengan panjang pantai terpanjang kedua di dunia. Sutrisno Iwantono, eks Ketua KPPU, menilai bahwa putusan Komisi untuk membebaskan perusahaan importir garam adalah preseden yang baik. Namun, bukan berarti tidak ada masalah di industri garam nasional. Seperti apa pandangan Iwantono? Berikut petikan wawancaranya dengan CNBC Indonesia: Bagaimana pendapat Anda tentang putusan KPPU mengenai kartel garam?
Menurut saya KPPU telah memutuskan secara adil dan bertindak profesional. Artinya kalau memang argumen dan alat bukti tidak kuat, maka mereka berani menyatakan Terlapor yaitu tujuh perusahaan pengimpor garam tidak melanggar ketentuan kartel. Padahal perkara ini adalah inisiatif KPPU, di mana yang bertindak selaku Pelapor adalah investigator KPPU sendiri. Mudah-mudahan ini preseden baik, yaitu adanya pemisahan antara fungsi penuntutan dan fungsi Hakim.  Di samping dugaan pelanggaran adalah Pasal 11 UU No 5/1999 merupakan pasal yang bersifat rule of reason, bukan pasal perse. Sehingga pembuktian dampak ekonomi diperlukan, yaitu apakah telah terjadi praktik monopoli atau persaingan usaha tidak sehat. Diperlukan bukti-bukti ekonomi yang kuat untuk membuktikan pelanggaran terhadap pasal itu. Apakah memang alat buktinya lemah?
Saya tidak tahu persis alat buktinya. Sebagaimana pernah saya kemukakan beberapa waktu lalu, dan berdasarkan data-data yang tersedia di publik bahwa industri garam merupakan salah satu industri yang sifatnya regulated, sangat diatur oleh ketentuan pemerintah. Industri yang sifatnya regulated menandakan bahwa mekanisme pasar tidak sepenuhnya berjalan, sebagai konsekuensi banyaknya campur tangan pemerintah. Dalam kasus garam bahwa impor itu diatur oleh pemerintah, yakni adanya pembagian kuota bagi para importir. Dengan demikian maka supply garam di pasar tidak ditentukan oleh para Terlapor, sehingga wajar jika KPPU menyatakan tidak ada unsur mempengaruhi harga oleh para Terlapor, yakni dengan mengatur produksi dan pemasaran garam. Pasal 11 UU No 5/1999 itu esensinya adalah mengatur atau mempengaruhi harga di pasar melalui pengaturan produksi dan atau pemasaran atas barang atau jasa oleh para pelaku usaha yang bersaing secara horizontal di pasar bersangkutan yang sama. Apakah kalau seperti itu berarti tidak ada masalah dalam industri garam kita?
Ya tidak berarti begitu. Fluktuasi harga garam sangat tajam, dan problem sekarang adalah harga yang diterima petani terlalu rendah, karena berbagai faktor, misalnya karena kualitasnya rendah, gagal panen, dan lain-lain. Ini domainnya pemerintah, bukan menjadi ruang lingkup pekerjaan KPPU.

Namun demikian jika ditemukan dimensi persaingan yang tidak baik dan itu bersumber dari kebijakan pemerintah, maka KPPU masih memiliki fungsi untuk memberikan saran pertimbangan atas hal tersebut.

 KPPU, menurut saya, masih dapat menggunakan fungsi tersebut, rekomendasi saran pertimbangan kepada pemerintah. Dalam hal ini, seyogianyalah pemerintah merespons dengan baik dan dilakukan pembahasan yang mendalam sehingga dapat ditemukan jalan keluar yang menguntungkan masyarakat luas.  Jadi fungsi KPPU tidak semata-mata penegakan hukum?
Fungsi pencegahan sama pentingnya dengan penegakan hukum. Lebih baik kita mencegah orang untuk tidak berbuat jahat dari pada menangkapi penjahat yang jumlahnya mungkin tidak terbatas. Fungsi pencegahan di antaranya adalah untuk tujuan agar terjadi perubahan perilaku dalam berbisnis, dari yang tidak sehat menjadi lebih sehat. Terus terang, masyarakat belum sepenuhnya paham tentang aspek teknis undang-undang persaingan usaha. Banyak yang tidak mengerti tindakan apa yang boleh dan tindakan apa yang tergolong pelanggaran.  Namun demikian pelaku usaha juga tidak boleh berlindung dengan argumen tidak tahu, undang-undang ini sudah lama di undangkan, jadi pelaku usaha wajib tahu. Pelaku usaha juga harus memperbaiki diri. Saya selalu sarankan agar masing-masing perusahaan, terutama yang besar-besar, mesti memiliki code of conduct persaingan usaha sebagai rambu-rambu bagi manajemen dalam menjalankan usahanya. (aji/aji)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2ylen9R
via IFTTT

Siap-siap! Seleksi CPNS akan Dibuka Oktober 2019

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah kembali memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengabdikan diri menjadi aparatur sipil negara (ASN) seiring dengan dibukanya penerimaan ASN pada Oktober 2019 mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengemukakan pemerintah akan kembali membuka penerimaan ASN baru untuk tahun ini pada Oktober mendatang.p

"Total kebutuhan ASN Nasional 2019 sejumlah 254.173 yang mencakup 100.000 formasi CPNS dan 100.000 formasi P3K," kata Bima seperti dikutip melalui laman Sekretariat Kabinet, Rabu (31/7/2019).

BKN memperkirakan sebanyak 5,5 juta pelamar akan mengikuti penerimaan ASN pada Oktober mendatang. Jumlah tersebut melebih pelamar pada seleksi CPNS 2018 sebanyak 3.636.251 juta orang pelamar.

Adapun untuk rencana pelaksanaan seleksi ASN pada Oktober mendatang, Bima mengataka sekitar 108 titik lokasi di seluruh Indonesia dapat dimanfaatkan melalui fasilitas yang disediakan BKN dan bekerja sama dengan instansi pusat dan daerah.

"Jumlah ini tentu tidak cukup untuk pelaksanaan seleksi serentak. Oleh karena itu beberapa opsi sedang disiapkan dengan kerja sama instansi pusat dan daerah," kata Bima.

(miq/miq)

Let's block ads! (Why?)



from CNBC Indonesia https://ift.tt/2K72DP0
via IFTTT